Pengertian Pengukuran Listrik
Pengukuran listrik adalah proses mengetahui nilai besaran listrik seperti arus, tegangan, dan hambatan menggunakan alat ukur. Pengukuran ini sangat penting untuk memastikan rangkaian bekerja dengan aman dan sesuai perhitungan.
Besaran Listrik yang Diukur
| Besaran | Simbol | Satuan | Alat Ukur |
|---|---|---|---|
| Arus Listrik | I | Ampere (A) | Amperemeter |
| Tegangan | V | Volt (V) | Voltmeter |
| Hambatan | R | Ohm (Ω) | Ohmmeter |
Multimeter sebagai Alat Ukur Utama
Multimeter adalah alat ukur listrik serbaguna yang dapat berfungsi sebagai voltmeter, amperemeter, dan ohmmeter dalam satu perangkat.
- Multimeter Analog: Menggunakan jarum penunjuk.
- Multimeter Digital: Menampilkan nilai ukur dalam angka digital.
Cara Pengukuran Dasar
1. Mengukur Tegangan
Voltmeter dipasang secara paralel dengan komponen. Pengukuran tegangan dilakukan saat rangkaian aktif.
2. Mengukur Arus
Amperemeter dipasang secara seri dengan rangkaian. Kesalahan pemasangan dapat merusak alat ukur.
3. Mengukur Hambatan
Ohmmeter digunakan saat rangkaian tidak dialiri listrik. Pengukuran dilakukan langsung pada komponen.